Menyajikan informasi manajemen perusahaan, manajemen marketing beserta perilaku konsumen, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, company profile, tips, jurnal, ebook dan kutipan pakar di bidang manajemen
40 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2011
10 Orang Terkaya 2011
Gaji Presiden RI Termasuk Tertinggi Di Dunia
Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyatakan sudah tujuh tahun gaji Presiden tidak naik memicu polemik baru di negeri ini. Muncul banyak kritikan tajam bahwa belum saatnya gaji Presiden dinaikkan namun ada juga yang sepakat bahwa gaji Presiden perlu dinaikkan,Barack Obama Menerima Hadiah Nobel Perdamaian 2009
Orang Terkaya Di Dunia Itu Pernah Mengenakan Batik Indonesia
Namun tahukan Anda bahwa orang terkaya di dunia itu pernah mengenakan batik Indonesia ?
Kisah unik Bill Gates berbatik ini didapat ketika sang miliuner bertandang untuk pertama kalinya ke Indonesia pada Mei 2008 lalu. Batik warna keemasan dikenakan Gates saar acara Presidential Lecture yang berlangsung Jakarta Convention Center tersebut.
Selidik punya selidik, padahal di awalnya, tidak ada rencana sebelumnya Gates akan mengenakan batik. Hal ini terjadi secara mendadak. Bahkan gara-gara baju batik Bill Gates ini, Presiden SBY pun mengganti kostumnya, dari jas lengkap berdasi, menjadi baju batik lengan panjang warna ungu-merah-keemasan untuk mengimbangi sang tamu kehormatan.
Wajar bila Presiden SBY juga ikut ganti baju. Sebab, berdasarkan penelusuran detikcom, kala itu seharusnya Bill Gates memang mengenakan pakaian resmi: jas dan berdasi. Tapi, perubahan begitu cepat terjadi.
Ternyata ada tawaran lain yang membuat salah satu orang terkaya di dunia itu tertarik mengubah kostumnya dan memilih mengenakan baju batik. Adalah Rachmat Gobel, bos Panasonic, yang mempunyai inisiatif menawarkan baju batik kepada Bill Gates. Selain produk asli Indonesia, baju batik juga sudah dikenal sebagai baju yang pro lingkungan.
Tak dinyana, Bill Gates sontak menerima tawaran itu. Rachmat pun kemudian menghubungi desainer batik kondang, Iwan Tirta. Tanpa basa-basi, Iwan Tirta yang sudah kesohor itu pun memilihkan baju batik untuk Bill Gates.
Baju batik warna keemasan dengan motif 'pisang bali manggar' akhirnya dipilih untuk Gates. Motif ini merupakan motif yang sering dipakai oleh para anggota kerajaan Mangkunegaran Solo.
Oleh Iwan Tirta, baju batik itu lantas diberikan kepada Rachmat Gobel untuk selanjutnya diserahkan kepada Bill Gates. Dan ternyata, Bill Gates benar-benar mengenakannya. Bill Gates pun semakin mempesona banyak orang di acara kuliah umum tersebut. Padahal, banyak pejabat dan politisi yang hadir mengenakan pakaian jas.
Itulah Bill Gates sang inspirator.
10 Orang Terkaya Di Dunia Tahun 2009
Bulan Oktober ini Majalah Forbes merilis orang terkaya di Amerika Serikat AS 2009 bahkan mungkin di dunia. Sebagaimana diduga sebelumnya bahwa orang paling kaya di dunia masih dipegang oleh Bill Gates Bos Microsoft.
Nampaknya krisis global cukup berpengaruh terhadap peringkat terakhir kekayaan pebisnis internasional. Beberapa orang terkaya harus tergelincir dari peringkat sebelumnya seperti Warren Buffet yang harus kehilangan 100 triliunan rupiah atau USD 10 million dalam 12 bulan terkahir.
Untuk selengkapnya daftar orang terkaya USA dan dunia versi Majalah The Forbes 2009. Berikut ini daftar orang terkaya yang masuk ke dalam kategori The Forbes 400, versi majalah Forbes.
1. William Henry Gates (53) kekayaan USD50 miliar.
Lebih dikenal dengan nama Bill Gates. Dia adalah founder Microsoft dan juga merupakan seorang filantropis melalui kegiatannya di Yayasan Bill & Melinda Gates.
2. Warren Buffett (79) kekayaan USD40 miliar.
Pemilik Berkshire Hathaway dan juga seorang investor dan pengusaha Amerika Serikat.
3. Lawrence Ellison (65) kekayaan USD27 miliar.
Pendiri dan CEO dari perusahaan perangkat lunak database Oracle Corporation.
4. Christy Walton dan keluaga (54) kekayaan USD21,5 miliar
pemilik Wal-Mart.
5. Jim C Walton (61) kekayaan USD19,6 miliar, bos Wal-Mart.
6. Alice Walton (60) kekayaan USD19,3 miliar, bos Wal-Mart.
7. S Robson Walton (65), kekayaan USD19 miliar, bos Wal-Mart.
8. Michael Bloomberg (67), kekayaan USD17,5 miliar, pemilik Bloomberg.
9. Charles Koch (73) kekayaan USD16 miliar, pengusaha di bidang manufaktur dan energi.
10. David Koch (69), kekayaan USD16 miliar, pengusaha di bidang manufaktur dan energi
Jurnal Sumber Daya Manusia - "Four Factors of Transformational Leadership Behaviour"
Untuk melengkapi artikel manajemen sebelumnya yang mengupas masalah kepemimpinan khususnya transformational leadership, maka tulisan kali ini ingin melengkapi dengan hasil penelitian Thomas W. Kent dan rekan yang diterbitkan dalam sebuah Jurnal oleh Leadership and Organization Development Journal Tahun 2001 dengan judul "Four Factors of Transformational Leadership Behaviour." Gaya Kepemimpinan Transformasional (Transformational leadership)
Pencapaian tujuan perusahaan dan tujuan karyawan secara sekaligus merupakan tugas yang tidak mudah. Hal ini sangat perlu diperhatikan, karena efektivitas dari seorang pemimpin diukur dari kinerja dan pertumbuhan organisasi yang dipimpinnya serta kepuasan pengikut terhadap pemimpinannya. Oleh sebab itu, seorang pemimpin harus dapat mempengaruhi pengikutnya untuk menerima permintaannya tanpa menggunakan paksaan sehingga bawahan secara sukarela akan berperilaku dan berkinerja sesuai tuntutan organisasi melalui arahan pemimpinnya. Untuk dapat mempengaruhi perilaku dan kinerja pengikutnya, diperlukan suatu gaya atau perilaku kepemimpinan tertentu. Dimana gaya kepemimpinan yang dimiliki oleh seorang pemimpin di perusahaan yang satu dengan yang lain tidak ada persamaan, jika ada persamaan barangkali dari sisi yang satu saja, sedangkan sisi yang lain terdapat perbedaan-perbedaan.
Leadership atau kepemimpinan merupakan proses mengarahkan dan mempengaruhi aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaan dari anggota kelompok. Menurut Hersey dan Blanchard, kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan individu atau kelompok dalam usaha untuk mencapai tujuan dalam situasi tertentu. Kepemimpinan adalah gaya seorang pemimpin mempengaruhi bawahannya, agar mau bekerjasama dan bekerja efektif sesuai dengan perintahnya.
Gaya kepemimpinan inilah yang menyebakan seseorang dipilih sebagai pemimpin atau manajer, sebab hal ini sangat berhubungan erat dengan tujuan perusahaan yang dicapai, jenis-jenis kegiatan yang harus dipimpin, karakteristik para tenaga kerja, motif, usaha dan lain-lain. Menurut Stoner istilah gaya kepemimpinan atau style leadership adalah : berbagai pola tingkah laku yang disukai oleh pemimpin dalam proses ikut mengarahkannya.
Salah satu teori agen perubahan yang paling komperehensif adalah teori kepemimpinan transformasional yang dikembangkan pertama kali oleh James MacGregor Burns dalam konteks politik. Teori selanjutnya disempurnakan dan diperkenalkan ke dalam konteks organisasional oleh Bernard Bass.
Pada dasarnya teori kepemimpinan transformasional menekankan pentingnya seorang pemimpin menciptakan visi dan lingkungan yang memotivasi para bawahan untuk berprestasi melampaui harapan. Dalam hal ini, para bawahan merasa percaya, kagum, loyal, dan hormat kepada pemimpinnya, sehingga mereka termotivasi untuk melakukan lebih dari apa yang di harapkan mereka. Bahkan tidak jarang melampaui apa yang mereka perkirakan dapat mereka lakukan. Model kepemimpinan yang ini didasarkan lebih pada upaya pemimpin untuk mengubah berbagai nilai, keyakinan, dan kebutuhan bawahan.
Pentingnya Leadership Dalam Mendorong Partisipasi Karyawan
Kunci sukses sebuah perubahan adalah pada sumberdaya manusia yaitu sebagai insiator dan agen perubahan terus-menerus, pembentuk proses serta budaya yang secara bersama meningkatkan kemampuan perubahan organisasi. Sumberdaya manusia yang ada dalam suatu organisasi memiliki keanekaragaman yang cukup tinggi. Dengan diversity yang cukup besar tersebut berarti kemampuan sebagai ’agent of change’ juga akan berbeda-beda. Namun demikian, usaha perubahan organisasional yang membutuhkan partisipasi dari semua karyawan itu akan tercapai bila juga ada kemauan dari masing-masing individu karyawan untuk berperan sebagai agen perubahan, tidak hanya sekedar mengandalkan kemampuannya saja. Kemauan karyawan dalam berpartisipasi dalam organisasi, biasanya tergantung pada tujuan apa yang ingin diraihnya dengan bergabung dalam organisasi bersangkutan. Kontribusi karyawan terhadap organisasi akan semakin tinggi bila organisasi dapat memberikan apa yang menjadi keinginan karyawan. Dengan kata lain, kemauan karyawan untuk memberikan sumbangan kepada tempat kerjanya sangat dipengaruhi oleh kemampuan organisasi dalam memenuhi tujuan dan harapan-harapan karyawan.
Dalam menjalankan pekerjaannya karyawan selalu dilandasi oleh keinginan untuk mencapai tujuan tertentu. Disamping itu karyawan juga merupakan aset organisasi yang perlu dipelihara keutuhannya, karena karyawan merupakan tenaga kerja yang memiliki perasaan, tujuan pribadi, sifat atau karakter yang berbeda-beda.
Dalam pengintegrasian antara tujuan individu dan tujuan organisasi, sangat dibutuhkan peran dari seseorang pemimpin yang dapat benar-benar mengerti apa tujuan masing-masing pihak. Pemimpin diperlukan untuk menentukan tujuan, mengalokasikan sumberdaya yang langka, memfokuskan perhatian pada tujuan-tujuan perusahaan, mengkoordinasikan perubahan, membina kontak antar pribadi dengan pengikutnya, menetapkan arah yang benar atau yang paling baik bila kegagalan terjadi. Jelaslah disini bahwa pemimpin harus mampu memainkan perannya demi kepentingan organisasi melalui bawahannya.
Artikel Manajemen Terbaru:
Free From Artikel Manajemen:
*Ebook Marketing, "Relationship Marketing Strategy."
Download di sini.
*Jurnal Perilaku Konsumen, “Faktor-Faktor Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan: Studi Kasus pada CV. Sarana Media Advertising Surabaya.”
Download di sini*Jurnal Perilaku Konsumen, “The Theory of Planned Behavior and Internet Purchasing.”
Download di sini*Jurnal Perilaku Konsumen, “The Effect of Corporate Image in the Formation of Customer Loyalty.”
(NEW) Tersedia di siniBidang Keuangan:
*Buletin Ekonomi Moneter Dan Perbankan - Vol. 11 No.3, Januari 2009 - Bank Indonesia
Download di sini.
*Materi Presentasi Pre-Marketing ORI006
Download di sini
*Materi Seminar Prospek Investasi Di Pasar Modal Tahun 2009
Download di sini
*Booklet Perbankan Indonesia Edisi Tahun 2009
Download di sini
*Jurnal Keuangan, "Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Aktivitas, dan Profitabilitas Terhadap Return Saham"
Download di sini*Buku Panduan Indeks Harga Saham BEI
Download di sini
Bidang Sumber Daya Manusia:
Jurnal Sumber Daya Manusia, “Four Factors of Transformational Leadership Behaviour."
Download di sini*Jurnal Sumber Daya Manusia, “Work Environment Effects on Labor Productivity : An Intervention Study in a Storage Building"
Download di sini*Ebook, "What Type Are You ?"
Download di sini
Info Beasiswa:
Brosur Beasiswa Pembangunan Australia (ADS)
Beasiswa Unggulan Diknas





