Tampilkan postingan dengan label Perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perusahaan. Tampilkan semua postingan

Penghargaan Kepuasan Konsumen Indonesia Untuk RIM

Nama RIM sudah tak asing lagi di industri telekomunikasi dan kiprahnya semakin berarti khususnya di Indonesia. Hali ini nampak dari diterimanya penghargaan Indonesian Customer Satisfaction Award 2012   Direktur Pemasaran PT. RIM Indonesia, Eka Anwar, menerima penghargaan tersebut dalam acara Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) 2012 di Hotel Gran Melia, Jakarta Kamis, 8 November 2012.

Layanan purna jual yang diberikan RIM di Indonesia termasuk melakukan investasi sumber daya manusia hingga menambah BlackBerry Expert Center di seluruh Indonesia.

“Kami merasa terhormat menerima penghargaan yang prestisius ini. RIM selalu fokus pada peningkatan kualitas layanan ke loyalitas pelanggan. Kami berusaha untuk memberikan keunggulan kompetitif dengan cara memenuhi kebutuhan pelanggan dan membentuk ikatan dengan pengguna kami. Penghargaan dari ICSA tahun ini menggambarkan komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik, yang membedakan kami dengan yang lain,” kata Eka.

Sosial media juga merupakan salah satu alat RIM untuk menarik pelanggan. Halaman Facebook BlackBerry Indonesia  mencapai lebih dari 1,9 juta penggemar per November 2012. . 

Market Share PT Adira Dinamika Di Atas Rata-rata Industri Leasing Tahun 2009



Market share PT Adira Dinamika bertengger di atas rata-rata industri leasing. Menjalankan prinsip kredit secara benar merupakan kata kunci dalam mencapai keberhasilan tersebut.

Marwoto Soebiakno, Motorcycle Financing Director PT Adira Dinamika Multi Finance mengatakan keberhasilan Adira mencapai market share 12%, karena menjalankan prinsip marketing dan kredit secara benar. Marwoto meyakini, pada prinsipnya siapa yang berbuat benar, dialah yang akan bertahan (survive).

Jika tidak, justru akan merugikan kedua belah pihak baik kreditor maupun debitor. Karena itu, Adira tidak memberikan pembiayaan kepada pihak yang dinilai berpotensi menjadi kredit macet.

Dengan tetap berpegang pada prinsip itu, tak heran perusahaan multi-finance ini telah berhasil mencapai angka Rp 10 triliun dari pembiayaan hingga September 2009 dari target hingga akhir tahun Rp 13,8 triliun. “Angka itu didapat dari 75% pembiyaan motor dan 25% mobil,” ujarnya.

Hingga akhir 2009, Adira menargetkan penjualan mobil mencapai Rp 3,5 triliun dan Rp 10,3 triliun untuk penjualan motor. Ke depan, pihaknya berharap penjualan kedua komponen ini bisa seimbang. Marwoto optimistis target penjualan bisa dicapai. “Karena, meski dunia krisis, Indonesia tidak terlalu terdampak terutama bagi nasabah motor,” tambahnya.

Ia memaparkan, krisis 1998 dan 2005 jika dibandingkan 2008 sangat berbeda. Pada 1998 dan 2005 yang terdampak krisis adalah masyarakat level menengah ke bawah. Sedangkan krisis 2008, hanya dirasakan kelas menengah atas.

Karena itu, Marwoto yakin di level grass root masih tahan terhadap guncangan krisis. Namun demikian, pada periode krisis sejak Oktober 2008 hingga triwulan pertama 2009 kredit macet sempat mengalami kenaikan meskipun tidak signifikan. “Sekarang sudah normal lagi dan market motor berkembang lagi,” ujarnya.

Ia memaparkan, pada kuartal I 2009, pembiayaan Adira sempat merosot namun kemudian pulih kembali pada kuartal berikutnya. Penurunan di kuartal I itu berkontribusi pada koreksi penjualan hingga 5%. “Tapi, nanti sampai akhir tahun, penjualan kita akan sama dengan tahun lalu di level Rp 13,8 triliun,” tukasnya.

Karena itu, meski mengalami koreksi, market share Adira Finance masih di atas kompetitor. Bahkan, hingga akhir tahun diharapkan market share mengalami kenaikan.

Sementara itu, dari sisi suku bunga menyusul pemangkasan BI rate hingga 6,5%, sejak Januari, Adira Finance sudah menurunkan suku bunga 3-4%. Rata-rata secara nasional suku bunga di sektor pembiayaan mencapai 30%. “Tapi, kalau flat-nya, untuk motor rata-rata 16-17%-an dan sekitar 7-10% untuk mobil baru dan bekas,” imbuhnya.

Terpisah, Presiden Direktur ADMF, Stanley Setiaadmadja mengatakan untuk target laba, Adira berharap bisa meraup Rp 600 miliar pada 2009. Stanley mengaku optimistis bisa mencapai angka tersebut karena dinilai perekonomian cenderung membaik paska krisis global.

"Faktor-faktornya yakni semua kekhawatiran kita terhadap keringnya likuiditas perbankan, suku bunga yang tinggi, PHK dan kebangkrutan ternyata tidak terjadi. Jadi kita optimsitis semua akan tercapai sesuai target," tuturnya.

Pada 2009 ini perseroan memang tidak menargetkan pertumbuhan outstanding pembiayaan yang tinggi. "Kita berharap bisa flat atau sama dengan 2008 saja sudah syukur, karena memang kondisi krisis global yang membuat kita susah berekspansi," ungkapnya.

Pembiayaan sebesar Rp 13 triliun tersebut, dijelaskan Stanley terdiri atas mobil sebanyak 20 ribu unit dan motor sebanyak 85 ribu unit. Pada 2010 perseroan akan lebih gencar melakukan pembiayaan.

Menurutnya hal tersebut akan didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan makin tinggi ditambah dengan lending kredit perbankan yang diharapkan bisa mencapai 17%. "Tahun 2010 kita targetkan pembiayaan akan naik antara 10% minimum sampai 30%," pungkasnya.


Sumber: inilah.com

Pengertian Dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Corporate Image


Acapkali Kita melihat tayangan iklan berbagai perusahaan di TV. Di abad teknologi yang semua seolah tanpa batas ini, komunikasi pemasaran sepertinya menjadi komando bagi rentetan upaya marketing perusahaan. Tujuannya tak lain adalah membangun citra perusahaan atau corporate image. Namun apa sih pengertian corporate image itu, dan apa saja komponen yang menjadi pilar-pilar bagi terbangunnya citra perusahaan?

Beberapa pakar marketing menjelaskannya sebagai berikut:

Citra perusahaan oleh Nguyen dan Leblanc diartikan sebagai : “corporate image is described as overall impression made on the minds of the public about organization“.

Leblanc dan Nguyen menjelaskan bahwa terdapat lima faktor yang mempengaruhi citra perusahaan, yaitu : “
Corporate identity, Reputation, Service oferring, Physical environtment, and Contact personnel“

Lebih lanjut Nguyen dan Leblanc mengungkapkan bahwa terdapat dua komponen utama citra perusahaan, yaitu fungsional dan emosional, dimana komponen fungsional berkaitan dengan atribut yang dapat diukur dengan mudah, sedangkan komponen emosional berkaitan dengan dimensi psycological yang didasarkan pada pengalaman konsumen saat berinteraksi dengan perusahaan.

Menurut Normann dalam Kandampully, citra perusahaan dapat bersumber dari : advertising, public relation, physical image, word of mouth, dan pengalaman nyata konsumen dalam menggunakan barang atau jasa. Diantara hal tersebut, yang dianggap paling penting adalah pengalaman nyata konsumen dalam menggunakan barang atau jasa. Karena itu, setiap perusahaan dapat memiliki lebih dari satu citra tergantung dari kondisi interaksi yang dilakukan perusahaan dengan kelompok yang berbeda, seperti: konsumen, karyawan, pemegang saham, dimana setiap kelompok tersebut mempunyai pengalaman dan hubungan yang berbeda dengan perusahaan.


Bila ingin lebih banyak artikel komunikasi pemasaran silahkan berkunjung ke "artikel marketing".
Ada juga jurnal mengenai Corporate Image dengan judul "The Effect of Corporate Image in the Formation of Customer Loyalty" yang dapat di download di sidebar.
Semoga bermanfaat.



Source: Dari berbagai jurnal

PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) Targetkan Semua BUMN Pasiennya Sehat 3 Tahun Lagi

PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) kini bertugas merawat BUMN BUMN yang sakit. PPA berharap BUMN BUMN sakit yang dirawatnya bisa sembuh dan sehat lagi dalam 3 tahun ke depan.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PPA Boyke Mukijat disaat buka puasa bersama di kantornya Selasa (15/9/2009) malam.

Menurut Boyke, saat ini terdapat 10 BUMN yang sakit diantara 40 BUMN yang ada. Kesemuanya memiliki permasalahan yang berbeda, dan perlu penanganan tersendiri.

BUMN bermasalah dan kini dalam proses penyembuhan di PPA adalah PT Merpati, PT PAL , Waskita Karya, PT Industri Sandang Nusantara (ISN), PT Djakarta Lloyd, Perum Produksi Film Negara (PFN), PT Survei Udara Penas, PT Pragja Paramitra.

"Sampai saat ini kami berkonsentrasi pada restrukturisasi dan revitalisasi Merpati, PT PAL Surabaya, dan Waskita Karya. Kami menginginkan dalam 3 tahun, seluruh BUMN sudah sehat, hingga kami mengerjakan tugas berikutnya," kata Boyke.

PPA mempunyai tantangan besar dalam merealisasikan target mereka. Menurut Boyke, banyak BUMN dengan permasalahan yang akut, hingga perlu penanganan lebih.

"Banyak BUMN yang sudah akut dari dulu, dan sudah lama terjadi. Namun karena tidak segera diobati, maka sakitnya bertambah parah. Untuk ini, kami memerlukan banyak effort," ujarnya.

Dalam tugasnya, PPA tidak berjalan sendiri. Mereka mendapatkan arahan atas kerja yang dilakukannya. Setiap ada BUMN bermasalah, PPA akan kaji permasalahan mereka, kemudian akan menghasilkan beberapa solusi. Solusi akan diserahkan kepada komite restrukturisasi, yang terdiri dari Kementrian BUMN, Departemen Keuangan (Depkeu), serta kementrian teknis, jika diperlukan.

"Kami akan lapor ke komite untuk mendapat approval. Minim harus ada dua menteri, yaitu BUMN dan Depkau. Baru kami bisa menjalankan rencana kerja PPA," ujarnya.



Source : bumn-ri.com

30 Posko Lebaran Gratis Dari Jamsostek

Dalam upaya membantu para pemudik memperoleh pelayanan atau konsultasi kesehatan gratis, PT Jamsostek (Persero) membangun 30 posko mudik di beberapa tempat strategis. Di antaranya, empat posko mudik di Jakarta, tiga posko di Cirebon, dan selebihnya satu posko menyebar di beberapa kota besar di Tanah Air.


Posko di Jakarta, antara lain berlokasi di Stasiun Gambir, Senen, Terminal Lebakbulus, dan Terminal Kampungrambutan. Tiga posko mudik di Cirebon, yakni di Stasiun Rujakan, Kejaksan, dan Arjawinangun. Dan satu Posko Mudik masing-masing di Jl Raya Nagrek, RM Makroni Pamanukan Pantura, Merak, Lampung, Solo, Magelang, Surabaya, Madiun, Bojonegoro, Pontianak, Samarinda, Makasar, Ambon, Kendari, Medan, dan Batam.

Dirut Jamsostek Hotbonar Sinaga kepada wartawan, kemarin, mengatakan, Posko Pelayanan Arus Mudik 2009 tersebut dibangun di tempat-tempat yang biasanya memang selalu menjadi tempat pemberangkatan atau persinggahan para pemudik. Seperti di Stasiun Gambir, Senen, Terminal Kampungrambutan Lebakbulus, Pelabuhan Merak, Stasiun SoloBalapan, Pelabuhan Bakaoehuni, Stasiun Gubeng Surabaya, Pelabuhan Belawan, dan Pelabuhan Sekupang.

Dikatakan, operasional Posko Mudik tersebut akan dibuka sesuai rutinitas arus mudik, yakni mulai H-4 (18/9) sampai 21 September 2009. Pelayanan dimulai pukul 07.00 dan berakhir pukul 21.00. Pelayanan mudik yang diberikan mencakup konsultasi dan pelayanan kesehatan, seperti pemeriksaan kesehatan oleh dokter, pemberian obat-obatan dan vitamin, pelayanan emergency, pelayanan P3K, pelayanan rujukan bila diperlukan oleh para pemudik dan layanan-layanan lainnya.

Menurut Hotbonar, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan PT Jamsostek (Persero) yang diperuntukkan untuk membantu para pemudik, bila dalam perjalanan kekampung halamannya mengalami sakit atau perlu istirahat memulihkan stamina. Juga merupakan salah satu kepedulian Jamsostek untuk para pekerja dan masyarakat umum.

Melalui pembangunan Posko Mudik ini Hotbonar berharap, para pemudik bisa terbantu jika suatu saat pemudik sakit atau terkena musibah yang tak diharapkan. Kita tidak mengharapkan hal itu terjadi. Tapi bila memang terjadi, paling tidak keberadaan posko yang kita dirikan ini bisa membantu para pemudik yang membutuhkan pertolongan, harapnya.



Source : portal.bumn.go.id/jamsostek

Telkom Meraih Top Brand Award 2009

Persaingan brand untuk meraih posisi di benak konsumen terus mengalir tak henti-henti. Team kreatif masing-masing perushaan terus bersaing menghadirkan yang terbaik di hati konsumennya. Nah, bertempat di ballroom JW Marriot Hotel, Jakarta, telah diselenggarakan ajang penghargaan Top Brand Award, sebuah acara penghargaan bagi para perusahaan yang dinilai berhasil memasarkan produk-produknya. Direktur Konsumer, I Nyoman G Wiryanata hadir menerima penghargaan untuk kategori Internet Service Provider (Speedy & Telkomnet Instant), Pre Paid CDMA (Flexi Trendy), Post Paid CDMA (Flexi Classy). Sedangkan Dirut Telkomsel, Sarwoto menerima penghargaan dengan kategori, Pre Paid Cellular Sim Card (Simpati) dan Post Paid Cellular Sim Card (Kartu Halo).


Acara yang terselenggara atas kerjsama Frontier dan Majalah Marketing ini sedikitnya menghadirkan 30 perusahaan, sebagai pemenang dalam bidangnya. Chairman Frontier, Handi Irawan mengatakan bahwa saat ini persaingan dalam membangun image subuah brand semakin ketat. Namun beliau juga mengingatkan bahwa perusahaan yang sudah memiliki image Top Brand, juga harus hati-hati, karena mudah tergelincir.

Hal senada juga disampaikan oleh Pemimpin Redaksi Majalah Marketing, Rahmat Susanta. Beliau mengatakan bahwa saat ini persaingan di dunia marketing semakin beragam akan inovasi. Menurutnya ajang penghargaan Top Brand award ini merupakan salah satu penghargaan khusus bagi perusahaan yang dinilai berhasil menjadikan brand dari produk perusahaan sebagai Top Brand di pasar



Sumber : telkom. co .id

Beberapa Aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) Garudafood

Jumat, 15-Mei-2009
Bazar Amal Buku dan Produk GarudaFood
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Buku Nasional, Tudung Group, yang merupakan induk perusahaan dari GarudaFood, bekerja sama dengan Gramedia mengadakan bazar buku dan produk GarudaFood.


Kamis, 23-Apr-2009
Aksi Donor Darah GarudaFood
GarudaFood HO Bintaro kembali mengadakan aksi sosial Donor Darah pada Rabu.

Jumat, 26-Sep-2008
GarudaFood Santuni Anak Yatim
GarudaFood Sehati mengadakan kegiatan santunan anak yatim piatu di daerah Paseban, Jakarta Pusat pada Selasa .Acara ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun di bulan Ramadhan.

Senin, 14-Jul-2008
GarudaFood Sehati Bagikan Buku Tulis Untuk Anak Karyawan
Menjelang tahun ajaran baru 2008/2009, GarudaFood Sehati kembali beraksi. Kali ini, dengan bantuan dari Divisi Biskuit Gery, GarudaFood Sehati memberikan bantuan 30.0006 buku tulis untuk lebih dari 5.000 anak karyawan di pabrik.

Senin, 04-Feb-2008
GarudaFood Sehati Kirim Bantuan untuk Lima Kecamatan di Pati yang Terendam Banjir
GarudaFood Sehati, program sosial GarudaFood Group mengirimkan bantuan produk makanan, nasi bungkus, dan air bersih untuk membantu korban banjir di lima desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Senin, 04-Feb-2008
Kunjungan Panti Asuhan ke GPPJ Pati Coated
GPPJ Pati Coated mengundang Panti Asuhan “Ya Fatimah“ Tayu, Pati untuk melakukan kunjungan ke pabrik pada Selasa.

Senin, 04-Feb-2008
Garudafood Buka Puasa Bersama Anak-Anak Nelayan di Muara Angke
Garudafood bekerja sama dengan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengadakan buka puasa bersama anak-anak nelayan di wilayah perkampungan nelayan Muara Angke.

Senin, 04-Feb-2008
Garudafood Sehati Peduli Banjir 2007
Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat (2/2) menyebabkan hampir seluruh wilayah Ibukota terendam air. Jakarta dan daerah sekitarnya lumpuh akibat banjir yang menggenang. Semua mengalami kerugian, tidak terkecual keluarga besar karyawan Garudafood dan PT Sinar Niaga Sejahtera (SNS).

Senin, 04-Feb-2008
Kunjungan Studi Mahasiswa
Selain aktif melakukan kegiatan di bidang sosial, Garudafood mempunyai perhatian khusus di bidang pendidikan. Salah satunya adalah menerima kunjungan mahasiswa yang ingin mendapatkan informasi best practice di dunia kerja yang sesungguhnya mengenai kegiatan marketing, advertising maupun public relations.

Senin, 04-Feb-2008
Warga Semper Barat Dapat Bantuan Kemanusiaan Garudafood
Warga miskin di kawasan Semper Barat, Cilincing Jakarta Utara, mendapat bantuan kemanusiaan dari Garudafood lewat program ”Garudafood Sehati”.

Senin, 04-Feb-2008
Bantuan Kemanusiaan Garudafood
Garudafood Group menjalin kerjasama dengan ACT-Aksi Cepat Tanggap, menyalurkan bantuan senilai Rp1,5 miliar untuk korban bencana dan masyarakat miskin di Banten, DKI, Jateng, Jatim, dan NTT.

Senin, 04-Feb-2008
Gery dan Garudafood Sunatan massal di Cimahi
Divisi Biskuit Gery dan Program Sehati Garudafood bekerjasama dengan Posko Kemanusiaan Peduli Umat (PKPU) dan Indo Pos mengadakan kegiatan Sunatan Massal di Batujajar, Cimahi dalam rangka memperingati HUT Kopasus.

Senin, 04-Feb-2008
Garudafood Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Jember
Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana banjir dan tanah longsor di Jember, Garudafood menyerahkan bantuan secara langsung ke Kecamatan Sukorambi,

Senin, 28-Jan-2008
Buka Puasa Anak Yatim di Mesjid Nurul Hidayah
Majelis Taklim (MaTa) GarudaFood mengadakan acara buka puasa bersama anak-anak dari golongan ekonomi kurang beruntung (kaum dhuafa) dan anak yatim di wilayah sekitar kantor pusat Jalan Bintaro Raya, Tanahkusir, Jakarta Selatan pada Selasa.


Sumber : garudafood.com

Profil Garudafood

GarudaFood adalah perusahaan makanan dan minuman di bawah kelompok usaha Tudung (Tudung Group). Selain GarudaFood, Tudung Group juga menaungi SNS Group (PT Sukses Niaga Sejahtera, bergerak di bisnis distribusi dan logistik), PT Bumi Mekar Tani (BMT, fokus di bidang plantations), PT Nirmala Tirta Agung (NTA, bisnis air minum dalam kemasan bermerek Mayo), PT Dairyland Indonesia (DLI, memasarkan susu kemasan kaleng bermerek Prestine), dan PT Garuda Solusi Inti (GSI), bergerak di bidang pelayanan jasa pelatihan, seminar, event-organizer, dan konsultasi manajemen).


GarudaFood Group berawal dari PT Tudung, didirikan di Pati, Jawa Tengah, pada 1958 dan bergerak di bisnis tepung tapioka. Pada 1979 PT Tudung berganti nama menjadi PT Tudung Putrajaya (TPJ). Pendiri perusahaan adalah mendiang Darmo Putro, mantan pejuang yang memilih menekuni dunia usaha setelah bangsa Indonesia merdeka.

Pada awal 1987 TPJ mulai menjual hasil produksi kacangnya dengan merk Kacang Garing Garuda, yang belakangan dikenal dengan sebutan ringkas: Kacang Garuda. Kacang Garuda meraih pelbagai penghargaan sebagai berikut: Indonesian Customer Satisfaction Award (ICSA) kategori kacang bermerek delapan kali berturut-turut (2000-2007); Superbrands (2003); Top Brand for Kids (2004); Indonesian Best Brand Award (IBBA, 2004-2007); Top Brand (2007).

Tatkala perekonomian nasional tengah dihantam krisis ekonomi, Desember 1997, didirikan PT GarudaFood Jaya (GFJ) yang memproduksi biskuit bermerek Gery. Periode 2005-2007 Gery Saluut meriah Indonesian Best Brand Award (IBBA) dari MARS dan majalah SWA untuk kategori wafer salut. Pada 2007 Gery Chocolatos meraih IBBA kategori wafer stick.

Pada 1998 GarudaFood mengakuisisi PT Triteguh Manunggal Sejati (TRMS), produsen jelly dan meluncurkan produk jelly bermerek Okky dan Keffy. Prestasi Okky Jelly dibuktikan dari keberhasilan meraih Top Brand for Kids (TBK) Award 2004 untuk kategori jelly. Di samping TBK, OKKY Jelly juga berhasil meraih IBBA (2004-2007). Okky Jelly Drink juga meraih penghargaan Top Brand 2007 dari majalah Marketing bekerja sama dengan Frontier.

Pada akhir 2002 TRMS meluncurkan produk minuman jelly bermerek Okky Jelly Drink sekaligus babak baru GarudaFood masuk ke bisnis minuman (beverages). Keseriusan GarudaFood menekuni bisnis minuman juga semakin kentara dengan diluncurkannya Mountea, minuman teh rasa buah. Mountea bahkan mencatat prestasi IBBA 2007 kategori minuman teh dalam kemasan cup.

Pada tahun 2000 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sepakat menggabungkan TPJ, dan PT GarudaFood Jaya menjadi PT Garuda Putra Putri Jaya. Selanjutnya PT Garuda Putra Putri Jaya berubah nama menjadi PT GARUDAFOOD PUTRA PUTRI JAYA (GPPJ).

GarudaFood juga memproduksi snack bermerek Leo, untuk kategori produk kripik kentang, kripik pisang, kripik singkong, dan krupuk mulai akhir 2005. Pada 2007 Leo meraih IBBA kategori snack kentang. Selain itu juga merambah bisnis snack jagung dengan merek O’Corn.

Di tingkat nasional, GarudaFood juga dipersepsi positif sebagai salah satu perusahaan makanan dan minuman idaman. Survey yang dilakukan Frontier dan majalah BusinessWeek Indonesia di Jakarta dan Surabaya pada 2006 dan 2007 menyebutkan GarudaFood berada di urutan ketiga Indonesian Most Admired Company (IMAC). GarudaFood juga aktif menjalankan program corporate social responsibility (CSR) di bawah bendera GarudaFood Sehati.

Kini, seluruh potensi yang ditopang kekuatan sekitar 19 ribu karyawan berkepribadian unggul (knowledge worker) menjadi modal utama GarudaFood dalam upaya menyongsong sukses sebagai sebuah sustainable enterprise.


Sumber : garudafood.com

Visi dan Misi PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom)

Artikel manajemen ini merupakan lanjutan dari sebelumnya.

Visi

To become a leading InfoCom player in the region.
Telkom berupaya untuk menempatkan diri sebagai perusahaan InfoCom terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Asia dan akan berlanjut ke kawasan Asia Pasifik.

Misi
Telkom mempunyai misi memberikan layanan " One Stop InfoCom Services with Excellent Quality and Competitive Price and To Be the Role Model as the Best Managed Indonesian Corporation " dengan jaminan bahwa pelanggan akan mendapatkan layanan terbaik, berupa kemudahan, produk dan jaringan berkualitas, dengan harga kompetitif.

Telkom akan mengelola bisnis melalui praktek-praktek terbaik dengan mengoptimalisasikan sumber daya manusia yang unggul, penggunaan teknologi yang kompetitif, serta membangun kemitraan yang saling menguntungkan dan saling mendukung secara sinergis.

5 Pilar Bisnis

1. Fixed Phone (TELKOM Phone)
Personal Line
Corporate Line
Wartel & Telum

2. Mobile Phone (TELKOMSEL)
Prepaid Services (simPATI)
Postpaid Services (Halo)

3. Network & Interconnection (TELKOM Intercarier)
Interconnection Services
Network Leased Services

4. Data & Internet
Leased Channel Service (TELKOM Link)
Internet Service (TELKOMNet)
VoIP Service (TELKOM Save & Global 017)
SMS Service (from TELKOMSEL, TELKOMFlexi & TELKOM SMS)

5. Fixed Wireless Access (TELKOM Flexi)
Prepaid Services (Flexi Trendy)
Postpaid Services (Flexi Classy)


Sumber : telkom.co.id


Sekilas PT. Telekomunikasi Indonesia

PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. (TELKOM) merupakan perusahaan penyelenggara informasi dan telekomunikasi (InfoComm) serta penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi secara lengkap (full service and network provider) yang terbesar di Indonesia. TELKOM (yang selanjutnya disebut juga Perseroan atau Perusahaan) menyediakan jasa telepon tidak bergerak kabel (fixed wire line), jasa telepon tidak bergerak nirkabel (fixed wireless), jasa telepon bergerak (cellular), data & internet dan network & interkoneksi baik secara langsung maupun melalui perusahaan asosiasi.

Sampai dengan 31 Desember 2007 jumlah pelanggan TELKOM sebanyak 63,0 juta pelanggan yang terdiri dari pelanggan telepon tidak bergerak kabel sejumlah 8,7 juta, pelanggan telepon tidak bergerak nirkabel sejumlah 6,4 juta pelanggan dan 47,9 juta pelanggan jasa telepon bergerak. Pertumbuhan jumlah pelanggan TELKOM di tahun 2007 sebanyak 29,9%.

Sejalan dengan visi TELKOM untuk menjadi perusahaan InfoComm terkemuka di kawasan regional serta mewujudkan TELKOM Goal 3010 maka berbagai upaya telah dilakukan TELKOM untuk tetap unggul dan leading pada seluruh produk dan layanan.

Hasil upaya tersebut tercermin dari market share produk dan layanan yang unggul di antara para pemain telekomunikasi. Selama tahun 2007 TELKOM telah menerima beberapa penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya:
Indonesia's Best for Shareholders' Rights and Equitable Treatment dari majalah ASIAMONEY, Top Brand Award 2000-2007 dari Frontier Consulting Group, Zero Accident Award dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, The Best CDMA Provider, Call Center Award 2007, IMAC Award 2007 dari Frontier Consulting Group, 2007 Marketing Award, Anugerah Business Review 2007, Juara Umum Anugerah Media Humas Nasional 2007, ICSA 2007, Best Social Reporting ISRA 2007, Fabulous 50, Best IT Project dari SAP, Value Creator Award 2007 dan Investor Award 2007.

Saham TELKOM per 31 Desember 2007 dimiliki oleh pemerintah Indonesia (51,82%) dan pemegang saham publik (48,18%). Saham TELKOM tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), New York (NYSE), London Stock Exchange (LSE) dan Tokyo Stock Exchange, tanpa tercatat. Harga saham TELKOM di BEI pada akhir Desember 2007 meningkat 0,5% menjadi Rp 10.150 dari Rp 10.100 pada periode yang sama tahun 2006.
Nilai kapitalisasi pasar saham TELKOM pada akhir tahun 2007 mencapai Rp 204.624 miliar atau 10,3 % dari kapitalisasi pasar BEI

Dengan pencapaian dan pengakuan yang diperoleh TELKOM, penguasaan pasar untuk setiap portofolio bisnisnya, kuatnya kinerja keuangan, serta potensi pertumbuhannya di masa mendatang, saat ini TELKOM menjadi model korporasi terbaik Indonesia.



Sumber : telkom.co.id



Jurnal Perilaku Konsumen, "The Theory of Planned Behavior and Internet Purchasing"

Pada kesempatan ini blog artikel manajemen mengupas sedikit sebuah jurnal dengan judul “The Theory of Planned Behavior and Internet Purchasing” yang ditulis oleh Joey F. George seorang Professor of Information Systems di Florida State University, Tallahassee, Florida,USA.


Abstrak penelitian ini mengungkapkan bahwa berdasarkan pendapat beberapa jajak pendapat diketahui bahwa banyak konsumen menolak melakukan pembelian melalui internet karena kekhawatiran tentang kerahasiaan data pribadinya diketahui oleh pedagang di Internet. Untuk itu dengan menggunakan teori perilaku yang telah direncanakan sebagai dasar kajian ini diteliti atau diinvestigasi hubungan antara kepercayaan tentang privasi dan kepercayaan pada Internet, bersamaan dengan kepercayaan tentang kontrol terhadap perilaku dan harapan penting lain, serta perilaku pembelian online. Secara lengkap jurnal ini dapat di download disini.



Kiprah Garuda Indonesia

Prestasi Garuda Indonesia yang memasuki usia 60 tahun tentu memerlukan penjabaran tersendiri. Garuda Indonesia berhasil mencetak prestasi tersendiri sekaligus upaya-upaya penting dalam mewujudkan apa yang dimaksud sebagai full service airline yang terus mengedepankan layanan eksklusif untuk para pelanggan setianya dan masyarakat luas.

Upaya Signifikan yang Dilakukan
Garuda Indonesia tidak dapat dipisahkan dalam dunia kepariwisataan nasional. Maka, ketika pemerintah mencanangkan program Visit Indonesia Year 2008, Garuda Indonesia tampil paling depan mendukung program tersebut dengan mensponsori berbagai events yang digelar seperti Grand Racing 2008 Championship di sirkuit internasional Sentul, TIME 2008 di Makassar, dan event-event yang dilakukan atas inisiatif sendiri, antara lain VIY 2008 Garuda Indonesia Golf Tournament untuk pasar China di Bali, Jakarta Yogyakarta dan Bogor dan XXIV Interline Chess Tournament di Bali.

Garuda Indonesia juga mempromosikan program VIY, salah satunya dengan membawa bendera tahun kunjungan wisata yang bertepatan dengan 100 tahun Kebangkitan Nasional ke mana pun armadanya pergi. Garuda Indonesia juga menobatkan finalis Miss Universe 2004 Lindsay Grace Pronk sebagai Duta Garuda Indonesia di Negeri Belanda (17 April). Penobatan ini dimaksudkan untuk mendukung VIY 2008, terutama untuk lebih mengintensifkan penggarapan pasar wisata Indonesia di Negeri Belanda dan juga merupakan bagian dari persiapan Garuda Indonesia dalam menerbangi kembali rute Jakarta-Amsterdam.

Selain mendukung VIY 2008, Garuda Indonesia memberikan kemudahan bagi wisatawan akan layanan paket-paket perjalanan yang diinginkan dengan meluncurkan website www.garudaholidays.com (21 Agustus). Situs Garuda Indonesia Holiday menyediakan informasi lengkap mengenai paket-paket perjalanan produk Garuda Indonesia yang menjangkau hampir seluruh objek wisata domestik maupun internasional ditunjang oleh 400 hotel pilihan.

Peduli terhadap lingkungan khususnya ekowisata, Garuda Indonesia ambil bagian dengan meluncurkan program "Satu Penumpang Satu Pohon", buah kerja sama Garuda Indonesia dan Yayasan Royal Silk (19 Januari). Pohon-pohon penghasil ulat sutera emas seperti murbai dan mete mencapai 50,000 pohon yang diperoleh dari hasil keuntungan penjualan tiket penumpang Garuda Indonesia pada sektor Jepang yang ditanam di areal seluas 12 ha di Desa Karangtengah untuk pembudidayaan ulat sutera emas yang unik dan satu-satunya di dunia.

Komitmen Garuda Indonesia untuk mengurangi dampak pemanasan global dituangkan pula melalui kerja sama dengan WWF Indonesia dengan menandatangani sebuah MoU. Bukti nyata diwujudkan melalui kegiatan rehabilitasi Taman Nasional Sebangau di Kalimantan Tengah di mana Garuda Indonesia menanam 100,000 pohon di lahan seluas 250 hektar (15 April).

Dalam rangka mendukung program pemerintah, Garuda Indonesia bekerja sama dengan instansi pemerintah dan institusi terkait khususnya organisasi perempuan telah melaksanakan program Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara 2008 (1 Desember) di enam daerah serentak, yaitu Banda Aceh, Padang, Banten, Balikpapan dan Palangkaraya.
Untuk pembaharuan armada sejalan dengan bisnis yang dikembangkan, Garuda Indonesia memesan 10 pesawat canggih berbadan lebar Boeing 777-300ER (Extended Range) dengan The Boeing Company di Singapore Air Show, Singapura (19 Februari). Garuda Indonesia juga akan memperkenalkan layanan baru bernuansa Indonesian Hospitaliy atau Garuda Experience. Sebelumnya Garuda Indonesia memesan 50 pesawat Boeing 737NG (Next Generation), yang akan tiba mulai 2009 ini.

Kebijakan manajemen Garuda Indonesia untuk menargetkan 2009 sebagai tahun ekspansi dimulai dengan membuka kembali rute internasional ke Nagoya, Jepang (2 Juni). Kemudian pada Januari 2009, Garuda Indonesia juga membuka kembali rute Yogyakarta-Singapore-Yogyakarta dan rute domestik Jakarta-Malang-Jakarta, Jakarta-Tanjung Karang-Jakarta dan Jakarta-Makassar-Kendari vv.

Setelah melakukan penataan dan pembenahan, Garuda Indonesia kembali mengoperasikan Citilink (1 September). Fokus pada konsep bisnis berbiaya rendah (low cost carrier), Citilink melayani 16 rute di 7 kota tujuan. Dalam hal ini homebase Citilink berpindah ke Surabaya.

Garuda Indonesia yang selalu mengutamakan pelayanan guna memberikan kepuasan bagi pelanggan, khususnya TKI dan sebagai bentuk dukungan dan partisipasi atas program pemerintah berkaitan dengan kelancaran penanganan pemberangkatan dan pemulangan TKI dari luar negeri dan sebaliknya, telah mendirikan Konter Layanan Khusus TKI (27 November) di bandara internasional Soekarno-Hatta di terminal kedatangan 2F dan 2E. Melalui konter ini TKI dapat membeli tiket, check-in, dan melaporkan bagasi dalam satu tempat dengan nyaman karena areal konter merupakan restricted area (steril).


Sumber: garudamagazine

Profile Singkat PT Asuransi Jiwa Bakrie (Bakrie Life)

PT Asuransi Jiwa Bakrie (’Bakrie Life’) berdiri tahun 1996 berkedudukan di Jakarta. Bakrie Life bergerak di bidang usaha asuransi jiwa, sektor industri jasa keuangan. Pendirian entitas Bakrie Life berasal dari hasil akuisisi saham PT Asuransi Jiwa Centris (Centris Life) pada 24 Oktober 1996. Sebelumnya, Centris Life mengambilalih PT Asuransi Jiwa Summa (Summa Life) pada tahun 1993. Pada awalnya, Summa Life didirikan oleh pendirinya pada tahun 1990 di Jakarta.

Bakrie Life tergabung dalam ‘Bakrie Group’, salah satu kelompok usaha berskala multi-nasional di Indonesia, didirikan pada tahun 1942 oleh seorang pengusaha nasional, H. Achmad Bakrie (alm). Dibawah naungan Bakrie Group tercatat sebanyak 40 perusahaan lebih yang bergerak di berbagai bidang usaha. Bidang usaha utama Bakrie Group antara lain meliputi sektor industri manufaktur, agroindustri, pertambangan batubara, pertambangan migas, real estate & property, infrastruktur, jasa konstruksi, jasa telekomunikasi & media televisi, investasi & jasa keuangan, perdagangan, pendidikan SDM dan lain-lain.

Pasca krisis periode tahun 2000-2004, Bakrie Life melakukan konsolidasi dan reposisi basis usaha perusahaan. Periode berikutnya tahun 2005-2006, program konsolidasi terus berlanjut, namun lebih diprioritaskan pada revitalisasi kanal distribusi dan inovasi produk-produk asuransi yang lebih atraktif dan harus mampu menghasilkan keuntungan yang lebih baik. Keberhasilan program konsolidasi, reposisi dan revitalisasi tersebut menjadi modal strategis bagi Bakrie Life untuk memasuki babak baru ‘modernisasi’ infrastruktur dan sistem manajemen periode tahun 2007-2008 ke depan.

Sasaran tahap awal Perseroan adalah mengoptimalkan pertumbuhan dan memantapkan rencana ‘corporate action’ untuk mencatatkan saham Perseroan di bursa efek manakala situasi, kondisi dan momentum untuk merealisasikan rencana tersebut dinilai sudah tepat dan kondusif. Alhasil, selama periode 5 tahun terakhir (2003-2007) Bakrie Life mampu mencapai pertumbuhan yang menggembirakan di segala bidang. Prestasi tersebut telah mengantarkan Bakrie Life berhasil meraih sejumlah ‘award’ dari tahun ke tahun – dengan predikat sebagai ‘Asuransi Jiwa Terbaik’ dan ‘Asuransi Dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus’ di Indonesia berdasarkan versi: Majalah InfoBank, Majalah Investor, Harian Bisnis Indonesia, dan Majalah Media Asuransi. Sedangkan memasuki tahun 2008 Bakrie Life meraih piagam ‘The Best Life Insurance Company 2008’ dan sekaligus memperoleh trophy ‘The Best Life Insurance Company for Consecutive 5 Year Achievement’ keduanya dari Majalah Investor, dan memperoleh ‘golden award’ (untuk ketiga kalinya) sebagai ‘Asuransi Jiwa Dengan Kinerja Keuangan Sangat Bagus’ selama 5 tahun berturut-turut dari Majalah InfoBank.

Realisasi serangkaian program konsolidasi, reposisi dan revitalisasi tersebut telah terbukti menghasilkan kemajuan struktural yang sangat besar artinya bagi perkembangan kompetensi Bakrie Life selanjutnya. Konkretnya, fundamental usaha Bakrie Life kini semakin kuat dengan skala usaha perusahaan yang semakin besar. Hal ini sudah tentu berdampak positif terhadap meningkatnya nilai korporasi dan citra perusahaan Bakrie Life yang semakin membanggakan.

Untuk periode tahun 2007-2008, kebijakan Bakrie Life difokuskan pada pengembangan sistem operasional, manajemen, modernisasi infrastruktur, dan mengintensifkan pengembangan SDM. Sejak Juni 2007 Bakrie Life menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000. Sedangkan sejak Juli 2007 Bakrie Life telah mulai membangun proyek modernisasi IT/Digital System yang dijadwalkan akan selesai akhir tahun 2008 mendatang. Seusai proyek IT, langkah Perseroan selanjutnya adalah rencana mengaplikasi Operating Management System ‘Balanced Score Card’. Dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan, sejak tahun 2007 Bakrie Life mulai menerapkan tata-kelola perusahaan yang baik berdasarkan prinsip-prinsip ‘Good Corporate Governance’ (GCG) sesuai peraturan Bapepam-LK yang berlaku.

Dalam jangka panjang kebijakan pokok dan langkah-langkah strategis Bakrie Life pada dasarnya adalah melakukan improvisasi dan pembaharuan terus-menerus, menciptakan etos kerja dan budaya kerja yang tinggi, serta meningkatkan nilai korporasi dan citra perusahaan. Sasaran utama kebijakan tersebut adalah untuk memperkuat kompetensi dan keunggulan daya saing perusahaan yang prima. Dengan demikian Bakrie Life akan mampu mewujudkan dirinya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia – demi memenuhi ekspektasi Stakeholder – sebagaimana tercermin dalam visi, misi dan filosofi Bakrie Life.


Sumber :bakrielife.com

PROFIL PT. BENTOEL

Dengan pengalaman lebih dari 75 tahun di industri rokok, Grup Bentoel adalah salah satu perusahaan rokok terkemuka di Indonesia.

Perusahaan induk adalah PT Bentoel Internasional Investama, perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. PT Bentoel Internasional Investama memiliki dua anak perusahaan, yaitu PT. Bentoel Prima dan PT Lestari Putrawirasejati. PT. Bentoel Prima memiliki tiga anak perusahaan yaitu, PT. PDI Tresno, PT. Taman Bentoel, dan PT. Subur Aman. PT. Subur Aman memiliki anak perusahaan yaitu PT. Amiseta

Menyadari pentingnya profesionalisme dalam operasional perusahaan, Grup Bentoel telah mentransformasi dirinya dari sebuah perusahaan keluarga menjadi perusahaan yang dijalankan secara professional.

Perkembangan PT. Bentoel ini dapat Anda lihat selengkapnya di sini.

Sumber : PT.Bentoel


PROFIL PERTAMINA - PART 2 (Finish)

Visi
Menjadi Perusahaan Minyak Nasional Kelas Dunia
Misi
Menjalankan usaha inti minyak, gas, dan bahan bakar nabati secara terintegrasi, berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat

Tata Nilai:
Clean (Bersih)

Dikelola secara profesional, menghindari benturan kepentingan, tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas. Berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.

Competitive (Kompetitif)
Mampu berkompetisi dalam skala regional maupun internasional, mendorong pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya sadar biaya dan menghargai kinerja

Confident (Percaya Diri)
Berperan dalam pembangunan ekonomi nasional, menjadi pelopor dalam reformasi BUMN, dan membangun kebanggaan bangsa

Customer Focused (Fokus Pada Pelanggan)
Beorientasi pada kepentingan pelanggan, dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Commercial (Komersial)
Menciptakan nilai tambah dengan orientasi komersial, mengambil keputusan berdasarkan prinsip-prinsip bisnis yang sehat.

Capable (Berkemampuan)
Dikelola oleh pemimpin dan pekerja yang profesional dan memiliki talenta dan penguasaan teknis tinggi, berkomitmen dalam membangun kemampuan riset dan pengembangan.


Struktur organ:

Lihat klik disini

SDM
Pengembangan SDM difokuskan kepada penciptaan pekerja yang profisien, profesional, berkomitmen, berdedikasi dan berorientasi bisnis.
Untuk mencapai hal tersebut di atas, Perusahaan telah menetapkan strategi korporat berikut untuk pengembangan SDM:
• Mengimplementasikan pengembangan pekerja yang terorganisasi dan konsisten sehingga para pekerja memiliki kompetensi, ketrampilan, dedikasi, kinerja dan produktivitas yang tinggi.
• Memberikan penghargaan dalam bentuk kesejahteraan dan remunerasi yang kompetitif serta memberikan perlindungan kepada pekerja sesuai dengan standar perusahaan migas di Indonesia dan peraturan yang berlaku.
• Menciptakan dan mengembangkan hubungan industri yang aman untuk menciptakan suasana yang harmonis dan nyaman guna mendukung produktivitas yang tinggi
Strategi korporat ini menjadi dasar untuk pengimplementasian program pengembangan SDM.

Perusahaan memiliki keyakinan bahwa pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang sehingga Perusahaan memiliki komitmen terhadap program pengembangan yang sistematik dan berkelanjutan untuk mengantisipasi perubahan kebutuhan bisnis.

Perusahaan telah mengimplementasikan proses rekruitmen dan seleksi pekerja yang transparan guna memperoleh ahli dan lulusan Sarjana baru untuk regenerasi. Proses rekruitmen dan seleksi awal dilaksanakan melalui pihak ketiga yang independent seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Padjadjaran.

Melanjutkan kebijakan tahun 2001, Perusahaan telah mengembangkan sistem dan program manajemen karir berdasarkan kemampuan dan kinerja (merit system). Program dan sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan transparansi dalam pengembangan karir pekerja Pertamina di masa mendatang.
Untuk menciptakan budaya perusahaan yang mendukung proses transformasi, Perusahaan telah melakukan program sosialisasi untuk Nilai-nilai unggulan yang dikenal dengan FIVE-M (Focus, Integrity, Visionary, Excellence and Mutual Respect).

Untuk pengukuran kinerja, Perusahaan menggunakan Ukuran Kerja Terpilih dan Indeks Produktivitas. Pengukuran ini meningkatkan pengembangan yang berkelanjutan untuk mempercepat pencapaian status sebagai perusahaan bertaraf internasional.


Sumber : PT Pertamina (Persero) Corporate Website

PROFIL PERTAMINA - PART 1

PERTAMINA adalah perusahaan minyak dan gas bumi yang dimiliki Pemerintah Indonesia (National Oil Company), yang berdiri sejak tanggal 10 Desember 1957 dengan nama PT PERMINA. Pada tahun 1961 perusahaan ini berganti nama menjadi PN PERMINA dan setelah merger dengan PN PERTAMIN di tahun 1968 namanya berubah menjadi PN PERTAMINA. Dengan bergulirnya Undang Undang No. 8 Tahun 1971 sebutan perusahaan menjadi PERTAMINA. Sebutan ini tetap dipakai setelah PERTAMINA berubah status hukumnya menjadi PT PERTAMINA (PERSERO) pada tanggal 17 September 2003 berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2001 pada tanggal 23 November 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

PT PERTAMINA (PERSERO) didirikan berdasarkan akta Notaris Lenny Janis Ishak, SH No. 20 tanggal 17 September 2003, dan disahkan oleh Menteri Hukum & HAM melalui Surat Keputusan No. C-24025 HT.01.01 pada tanggal 09 Oktober 2003. Pendirian Perusahaan ini dilakukan menurut ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah No. 12 tahun 1998 tentang Perusahaan Perseroan (Persero), dan Peraturan Pemerintah No. 45 tahun 2001 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 12 tahun 1998 dan peralihannya berdasarkan PP No.31 Tahun 2003 "TENTANG PENGALIHAN BENTUK PERUSAHAAN PERTAMBANGAN MINYAK DAN GAS BUMI NEGARA (PERTAMINA) MENJADI PERUSAHAAN PERSEROAN (PERSERO)"

Sesuai akta pendiriannya, Maksud dari Perusahaan Perseroan adalah untuk menyelenggarakan usaha di bidang minyak dan gas bumi, baik di dalam maupun di luar negeri serta kegiatan usaha lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha di bidang minyak dan gas bumi tersebut.

Adapun tujuan dari Perusahaan Perseroan adalah untuk:
1. Mengusahakan keuntungan berdasarkan prinsip pengelolaan Perseroan secara efektif dan efisien.
2. Memberikan kontribusi dalam meningkatkan kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, Perseroan melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
1. Menyelenggarakan usaha di bidang minyak dan gas bumi beserta hasil olahan dan turunannya.
2. Menyelenggarakan kegiatan usaha di bidang panas bumi yang ada pada saat pendiriannya, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang telah mencapai tahap akhir negosiasi dan berhasil menjadi milik Perseroan.
3. Melaksanakan pengusahaan dan pemasaran Liquified Natural Gas (LNG) dan produk lain yang dihasilkan dari kilang LNG.
4. Menyelenggarakan kegiatan usaha lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam nomor 1, 2, dan 3.

Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang MIGAS baru, Pertamina tidak lagi menjadi satu-satunya perusahaan yang memonopoli industri MIGAS dimana kegiatan usaha minyak dan gas bumi diserahkan kepada mekanisme pasar.

Tata Nilai Pertamina:
Clean (Bersih)
Dikelola secara profesional, menghindari benturan kepentingan, tidak menoleransi suap, menjunjung tinggi kepercayaan dan integritas. Berpedoman pada asas-asas tata kelola korporasi yang baik.

Competitive (Kompetitif)
Mampu berkompetisi dalam skala regional maupun internasional, mendorong pertumbuhan melalui investasi, membangun budaya sadar biaya dan menghargai kinerja

Confident (Percaya Diri)
Berperan dalam pembangunan ekonomi nasional, menjadi pelopor dalam reformasi BUMN, dan membangun kebanggaan bangsa

Customer Focused (Fokus Pada Pelanggan)
Beorientasi pada kepentingan pelanggan, dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Commercial (Komersial)
Menciptakan nilai tambah dengan orientasi komersial, mengambil keputusan berdasarkan prinsip-prinsip bisnis yang sehat.

Capable (Berkemampuan)
Dikelola oleh pemimpin dan pekerja yang profesional dan memiliki talenta dan penguasaan teknis tinggi, berkomitmen dalam membangun kemampuan riset dan pengembangan.


Agenda Transformasi Pertamina:
Perubahan Paradigma Manajemen dan Sumberdaya Manusia.
Transformasi Kegiatan Usaha di Sektor Hulu sebagai Penghasil Pendapatan Utama Perusahaan.
Transformasi Kegiatan Usaha di Sektor Hilir sebagai Ujung Tombak Perusahaan dalam Interaksi dengan Konsumen.
Transformasi Restrukturisasi Korporat: Keuangan, SDM, Hukum, IT, dan Administrasi Umum, termasuk Penanganan Asset.

Hasil yang diinginkan dari Transformasi Pertamina adalah:
Pertamina ke depan sebagai perusahaan panutan (role model) di Indonesia
Hasil - hasil yang dicapai, perbaikan berkesinambungan yang dilakukan sejak Juli - 31Desember 2006 diantaranya:
Gelombang pertama dari 27 Breakthrough Projects (proyek-proyek terobosan) dalam 100 hari menghasilkan pendapatan tambahan kurang lebih USD 15 juta
Identifikasi potensi penurunan biaya sebesar Rp 2 trilyun dalam supply chain melalui peningkatan efisiensi distribusi BBM
5 SPBU telah mencapai standard “Pertamina Way”, sesuai dengan sertifikasi BVI (Biro Veritas Indonesia), dengan target dapat mengimplementasikan “Pertamina Way” di 100 SPBU di DKI dan sekitarnya pada bulan Maret 2007
Roll out jaminan kualitas dan kuantitas di SPBU. Program tersebut telah diimplementasikan di 5 SPBU percontohan dan nilai yang dihasilkan jika program tersebut selesai akan mencapai Rp. 800 milyar
Kerjasama dengan berbagai perusahaan minyak dan gas dunia; diantaranya telah membawa berbagai hasil, misalnya pembangunan lube oil plant di Dumai dengan SK Corp, joint-bidding di sektor hulu dengan Statoil, kerjasama di bidang aviasi dengan Shell.

Hasil dari Breakthrough Projects (Proyek-proyek terobosan) gelombang pertama yang sukses hingga saat ini antara lain:

1. Perolehan US$ 11 s/d. 11.5 juta dari Pengembangan pondok tengah:
First oil production dapat dilakukan 2 bulan lebih awal dari rencana awal berdasarkan POD yang telah disetujui oleh BP Migas.
Produksi rata-rata 1.500 BOPD sejak tanggal 9 Agustus 2006 dan 3.000 BOPD sejak 24 Oktober 2006.

2. Mengurangi depot kritis.

3. Perolehan US$ 2.5 s/d. 2.8 juta dari pengolahan LSWR ke RCC/FC:
Pengiriman dan pengolahan LSWR selama bulan Agustus sampai dengan Oktober 2006 rata-rata mencapai 209 MB per bulan (lebih dari target 200 MB perbulan).

4. Perolehan Rp. 3 s/d. 3.5 Milyar penghematan dari transportation loss control:
Target penurunan transportation loss dari 0.15 % menjadi 0.1% (20 kapal)

Sumber : PT Pertamina (Persero) Corporate Website

STRATEGI HEWLETT-PACKARD (HP) MERAMBAH ASIA

4-I yaitu Information, investment, industri, and individual. diungkap Kenichi Ohmae pada pembukaan Hewlett-Packard (HP) Synergic’s 96 di Singapura, akhir bulan lalu. Gelombang informasi yang melanda dunia menyebabkan arus investasi meluber ke segala penjuru dunia tanpa batas seperti itu, persaingan di industri apa pun, akan jadi kian seru. Akibatnya, akan terjadi kemerdekaan individual, karena setiap individu akan punya lebih banyak pilihan.


Sebagai konsumen, setiap individu akan bisa memilih produk yang mau dibeli. Sebagai profesional, setiap individu akan bisa memilih bidang pekerjaan yang mau digeluti. Sebagai pengusaha setiap individu akan bebas berkiprah pada bisnis yang disukai. Kehadiran Ohmae pada Decision Maker’s Conference, yang diselenggarakan HP Singapura, memang “pas”.

Pertama ,4-I yang diawali dengan informasi tersebut, sudah populer lewat bukunya, The Fall of Nation-State and The Rise of Regional Economics. Dengan demikian, Ketua Gerakan Politik Heisei itu emang bisa “dimanfaatkan” untuk memperkuat tema yang diambil konferensi, yaitu Move to the Future Now.

Kedua, Ohmae, yang suka ditanyai Mahathir Mohamad secara pribadi, memang sangat mengagumi keberhasilan Singapura. Siang itu, setelah bicara di Raffles City Convention center, Ohmae lantas makan siang dengan Menteri Senior Lee Kuan Yeuw. Dalam presentasinya, Ohmae juga menyanjung agresivitas Singapura dalam membuka kawasan industri terpadu di berbagai kawasan seperti Batam, Su Zhou, Bengalore, dan Johor Baru. Selain itu, Singapura memang punya ambisi jadi Info Country lewat proyek 2000.

Ketiga, penampilan Ohmae merupakan refleksi dari pengalaman akan pentingnya posisi Asia pada abad ke-21.
Di kantor regional HP, di Singapura, saya memang tidak melihat orang Amerika. Pimpinan tertingginya adalah orang Singapura: Ceah Kean Hwatt. Mungkin HP berpikir bahwa hanya orang Asia yang mengerti kondisi pasar Asia. Suatu hal yan masih langka terjadi pada perushaan global dari Amerika.

HP Synergic’s 96 merupakan perhelatan besar bagi HP. Selain ada seminar , juga ada pameran yang melibatkan para mitra kerja mereka. Di situ dipamerkan berbagai produk baru, baik perangkat keras maupun lunak. Ini tentu saja dimaksudkan untuk memperkelas kongkretisasi dari tema Move to the Future Now.

Ada lagi yan unik. Pembukaan acara seminar dimulai dengan kehadiran tujuh orang pemain perkusi. Mereka naik panggung satu per satu dan memainkan berbagai alat, mulai dari vibraphone, tambur, sampai drum.
Irama musik yan dinamis ditambah kerja sama pemain yang kompak seolah menunjukkan gambaran organisasi masa depan . Dalam era informasi ini memang diperlukan organisasi yang selalu dinamis, dan diawali oleh staf yang kompak. Sekali lagi, terjadi penguatan tema Move to the Future Now.

Malamnya, saya berpendapat kesempatan ikut bicara pada Senior Executive Seminar, yang berada dalam rangkaian acara HP Synergic’s 96. Saya ikut memperkuat tema “masa depan” tersebut dengan membahas soal value creation. Bukankah di masa depan, di mana setiap individu bebas memilih, yang terjadi adalah persaingan untuk menciptakan nilai?
Pada saat seperti itu setiap individu akan dengan mudah membandingkan nilai produk yangg ditawarkan berbagai perusahaan. Mereka tidak akan mudah dikelabui begitu saja, karena mereka punya akses informasi dari berbagai sumber. Maka, perusahaan yang cuma berpikir bagaimana mendapat untung tanpa memberikan nilai yang sesungguhnya pada pelanggan akan berumur pendek.

Malam itu, saya menutup presentasi saya dengan mengutip kalimat yang pernah diucapkan David Packard, salah seorang pendiri HP, yang berbunyi : Marketing is too important for marketing department. Begitu pentingnya pemasaran bagi sebuah perusahaan karena itu tidak bisa cuma jadi tanggung jawab departemen pemasaran. Packard menulis dalam The HP Way, supaya tetap menang bersaing, HP harus bisa terus memperkenalkan produk baru yang bernilai lebih tinggi. Harus lebih unggul dari yang lain tapi harganya lebih murah.
Itu berarti, Packard mengajarkan supaya HP bisa jadi the real marketing company, bukan sekadar the marketing-oriented company.


Penulis : Hermawan Kartajaya - Pakar Ekonomi & Marketing

BERHARGANYA PARA PEMASOK

Dalam bisnis perusahaan, pertumbuhan berkelanjutan merupakan hal yang sangat penting. Karena itu, Unilever senantiasa mendorong mitra agar berbisnis dengan cara yang berkelanjutan. Melalui Program Manajemen Kualitas Pemasok (Supplier Quality Management Programme - SQMP), PT.Unilever Indonesia mendorong para pemasok menerapkan standar tertinggi dalam berbisnis.

Penerima penghargaan SQMP tertinggi diberikan "Preferred Partner Certification", dimana dituntut memberikan kualitas barang pada level tertentu, pengiriman dalam jumlah dan waktu yang tepat, menawarkan harga kompetitif, flesibel dan menjaga kepercayaan. SQMP mencakup seluruh pemasok Unilever termasuk pemasok kemasan, bahan baku hingga bahan parfum.

Menciptakan Kesempatan bagi Pengembangan Ekonomi Lokal
Dalam melayani para pelanggan, kami membutuhkan network distribusi yang besar dan efisien untuk produk kami. Dalam kompetisi yang kian ketat, distribusi produk yang efektif dan merata, menentukan sebuah produk menjadi pilihan pelanggan.

Untuk menjaga dan memperkuat kelangsungan distribusi produk, kami memilih untuk membina kerjasama yang harmonis dengan berbagai mitra distributor yang independen. Dengan sistem distribusi yang kuat, kami memasok sekitar 550.000 outlet toko dan warung melalui lebih dari 350 distributor yang handal dan terpecaya. Kami menyalurkan, menyimpan, serta menjual produk-produk dengan kualitas terbaik kepada setiap outlet dari 17 kantor depo penjualan dan dua gudang pusat kami, dimana secara terus menerus dilakukan pemantauan dan dukungan kepada setiap distributor.


Sumber : Berita & media PT Unilever Indonesia

Artikel Manajemen Terbaru:

Related Posts with Thumbnails

Free From Artikel Manajemen:

Bidang Marketing:
*Ebook Marketing, "Relationship Marketing Strategy."
Download di sini.


*Jurnal Perilaku Konsumen, “Faktor-Faktor Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan: Studi Kasus pada CV. Sarana Media Advertising Surabaya.”

Download di sini


*Jurnal Perilaku Konsumen, “The Theory of Planned Behavior and Internet Purchasing.”

Download di sini


*Jurnal Perilaku Konsumen, “The Effect of Corporate Image in the Formation of Customer Loyalty.”

(NEW) Tersedia di sini




Bidang Keuangan:

*Buletin Ekonomi Moneter Dan Perbankan - Vol. 11 No.3, Januari 2009 - Bank Indonesia
Download di sini.


*Materi Presentasi Pre-Marketing ORI006
Download di sini


*Materi Seminar Prospek Investasi Di Pasar Modal Tahun 2009
Download di sini


*Booklet Perbankan Indonesia Edisi Tahun 2009
Download di sini


*Jurnal Keuangan, "Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Aktivitas, dan Profitabilitas Terhadap Return Saham"

Download di sini

*Buku Panduan Indeks Harga Saham BEI

Download di sini




Bidang Sumber Daya Manusia:

Jurnal Sumber Daya Manusia, “Four Factors of Transformational Leadership Behaviour."

Download di sini

*Jurnal Sumber Daya Manusia, “Work Environment Effects on Labor Productivity : An Intervention Study in a Storage Building"

Download di sini

*Ebook, "What Type Are You ?"

Download di sini



Info Beasiswa:
Brosur Beasiswa Pembangunan Australia (ADS)
Beasiswa Unggulan Diknas

Link Blog Artikel Marketing: